Kali Saya Akan Membahas Salah Satu Kota Kecil Di Provinsi Jawa Timur Atau Tepatnya Kabupaten Nganjuk..Mungkin Buat Kalian Semua Yang Baru Pertama Kali Denger.,
Yuk Langsung Saja Baca Di Bawah ini .Ya Guys......Cekidot...!!!
1. Kota Angin Atau The Wind Of City
Kota Nganjuk Merupakan salah satu kota di Indonesia yang berada di
Provinsi Jawa Timur. Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di
utara,Kabupaten Madiun di barat,Kabupaten Kediri di selatan,serta
Kabupaten Jombang di timur.Kota Nganjuk sendiri juga dikenal dengan nama
Anjuk Ladang yang mempunyai arti yaitu Tanah Kemenangan dan sangat fenomenal dikenal di Indonesia dengan julukan Kota Angin.
Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang Kota Nganjuk Yang dijuluki sebagai Kota Angin
Ada yang tau mengapa Kota Nganjuk dijuluki sebagai Kota Angin...??
Karena
di Kota Nganjuk mempunyai tingkat frekuensi Angin yang sangat tinggi
dan besar maka tidak heran jika anginnya sangat kencang pada setiap
waktunya dari pagi, siang, hingga malam, Angin disini tak henti-hentinya
untuk berhenti.Bahkan apabila malam hari Anginnya tidak semakin
mengecil melainkan justru akan semakin bertambah kencang, maka bagi anda
apabila hendak jalan-jalan ke Nganjuk disarankan dan diusahakan membawa
jaket yang tebal dikarenakan kalau tidak maka anda akan bisa masuk
angin
Kemudian saya sarankan apabila hendak tidur disarankan
untuk menggunakan selimut yang tebal,karena pada malam hari cuacanya
juga sangat dingin. Maka tidak diherankan jikalau ada orang luar Nganjuk
yang datang pasti merasakan perbedaan yang sangat luar biasa
disini,karena belum pernah merasakan kencangnya angin di Nganjuk.
2. Kota Sejuta CB
Ribuan Pecinta Motor CB Kumpul Pecahkan Rekor Muri dan Jadikan Nganjuk Sebagai Kota CB
Tidak kurang sekitar tujuh ribu pecinta motor CB
Nusantara hadiri ulang tahun Komunitas CB ke-31 di Stadion Warujayeng
Kabupaten Nganjuk. Hal itu sekaligus dalam rangka memecahkan rekor Muri
dan menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai Kota CB.
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, pihaknya sejak lama ingin mewadahi para pecinta motor CB di Kabupaten Nganjuk. Apalagi pecinta motor CB di Kabupaten Nganjuk jumlahnya cukup banyak.
"Maka dari itu, cukup wajar apabila Kabupaten Nganjuk menjadi Kota Motor CB. Para pecinta Motor CB terutama kaum milenial dapat berkreasi sesuai bakatnya dalam mempercantik koleksi motornya dan Pemkab Nganjuk yang mengapresiasi mereka," Kata Novi Rahman Hidhayat, Sabtu (21/9/2019).
.
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, pihaknya sejak lama ingin mewadahi para pecinta motor CB di Kabupaten Nganjuk. Apalagi pecinta motor CB di Kabupaten Nganjuk jumlahnya cukup banyak.
"Maka dari itu, cukup wajar apabila Kabupaten Nganjuk menjadi Kota Motor CB. Para pecinta Motor CB terutama kaum milenial dapat berkreasi sesuai bakatnya dalam mempercantik koleksi motornya dan Pemkab Nganjuk yang mengapresiasi mereka," Kata Novi Rahman Hidhayat, Sabtu (21/9/2019).
Terik matahari masih menyengat kulit sekitar pukul 13.30,
Sabtu (21/9) lalu. Tetapi, kondisi itu tak menyurutkan niat para pecinta
motor CB untuk masuk ke dalam Stadion Warujayeng.
Kondisi stadion yang berubah menjadi lautan CB itu justru membuat
peserta semakin bersemangat untuk bergabung. Satu per satu pemilik motor
lawas itu melakukan registrasi sedari pagi. Demi mencatatkan diri
sebagai bagian sejarah. Pemecahan rekor CB terbanyak versi Museum
Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
3.Kota Surga Bawang Merahnya Jawa Timur
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu daerah dengan lahan tanaman
bawang merahnya cukup besar. Luas panen petani bawang merah bisa
mencapai 12.000 hektare (ha) per tahun dengan produktivitas sekitar 12
ton per hektare, sehingga menjadi yang terluas di Jawa Timur.
Varietas bawang merah yang sering ditanam petani di Kabupaten Nganjuk antara lain Tajuk Bauci, Manjung, Trisula Katumi, Philip dan Sanren. Rata-rata produktivitas bawang merah varietas Tajuk dan Bauci bisa mencapai 15 hingga 20 ton per hektare.
Sebagai sentra penghasil bawang merah di Jawa Timur, bukan hal yang mengherankan bagi warga Kabupaten Nganjuk bila di mana-mana terlihat banyak orang menanam, memanen, menjemur, atau memperjualbelikan bawang merah. (sumber:
Detikfinance.com
Surabaya.Tribunnews.com)
Varietas bawang merah yang sering ditanam petani di Kabupaten Nganjuk antara lain Tajuk Bauci, Manjung, Trisula Katumi, Philip dan Sanren. Rata-rata produktivitas bawang merah varietas Tajuk dan Bauci bisa mencapai 15 hingga 20 ton per hektare.
Sebagai sentra penghasil bawang merah di Jawa Timur, bukan hal yang mengherankan bagi warga Kabupaten Nganjuk bila di mana-mana terlihat banyak orang menanam, memanen, menjemur, atau memperjualbelikan bawang merah. (sumber:
Detikfinance.com
Surabaya.Tribunnews.com)
.
Sebagai
sentra penghasil bawang merah di Jawa Timur, bukan hal yang
mengherankan bagi warga Kabupaten Nganjuk bila di mana-mana terlihat
banyak orang menanam, memanen, menjemur, atau memperjualbelikan bawang
merah. Namun, bagi pendatang atau mereka yang baru mengetahui fakta ini,
menganggap Nganjuk ibarat sekumpulan surga bawang merah, tidaklah
keliru.
Bila mengunjungi Nganjuk atau bermaksud
membeli bawang merah langsung ke pusatnya, pasar Sukomoro dapat dipilih
sebagai surga bawang merah. Pasar yang terletak di Jalan
Surabaya-Madiun, Kecamatan Sukomoro ini dikenal sebagai pasar yang
mengkhususkan diri pada transaksi jual-beli bawang merah. Di setiap
sudut pasar ini hanya akan ditemui penjual dan pembeli bawang merah
.




